Implementasi Kurikulum Merdeka Dalam Perspektif Bimbingan Konseling: Analisis Peran Konselor, Layanan BK, Dan Supervisi Konseling Di Satuan Pendidikan

Penulis

  • Afifa Husnul Khotimah Purba Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Syifa Urrahmah Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh
  • Wahyunisa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.58432/effect.v4i3.1658

Kata Kunci:

Kurikulum Merdeka, Bimbingan Konseling, Konselor Sekolah, Supervisi Konseling

Abstrak

Implementasi Kurikulum Merdeka membawa perubahan mendasar dalam paradigma pendidikan Indonesia, khususnya dalam mendorong pembelajaran yang fleksibel, humanis, dan berpusat pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka dari perspektif bimbingan konseling (BK), dengan fokus pada peran konselor, layanan BK, serta supervisi konseling di satuan pendidikan. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui penelaahan buku ilmiah, jurnal nasional dan internasional, dokumen resmi pemerintah, serta hasil riset terdahulu. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemahaman dan kesiapan guru maupun konselor terhadap Kurikulum Merdeka masih beragam, sementara ketimpangan infrastruktur—terutama di daerah 3T—menghambat optimalisasi layanan pembelajaran dan BK. Kurikulum Merdeka memberikan peluang penguatan asesmen diagnostik, pembelajaran terdiferensiasi, layanan responsif, bimbingan kelompok, serta penguatan Profil Pelajar Pancasila melalui kegiatan pengembangan karakter. Konselor berperan strategis dalam mendukung well-being siswa pasca pandemi, termasuk menangani learning loss, kecemasan belajar, dan masalah adaptasi sosial. Namun, lemahnya sistem supervisi konseling dan terbatasnya sumber daya menjadi hambatan signifikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka sangat dipengaruhi oleh kolaborasi multi-pihak, peningkatan kompetensi konselor, pemerataan fasilitas, serta penguatan supervisi layanan BK.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Aziza, One Maoera, and Cici Yulia. 2022. “Efektifitas Media Flashcard Untuk Meningkatkan Pemahaman Kemandirian Belajar Peserta Didik.” Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan 4(4):6003–14. doi: 10.31004/edukatif.v4i4.3635.

Ahmad Almarisi, Kelebihan dan Kekurangan Kurikulum Merdeka pada Pembelajaran Sejarah dalam Perspektif Historis, MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial 7, no. 1 (2023): 111–117,

Alaika M Bagus Kurnia, Dkk ”Menyorot Kebijakan Merdeka Belajar”,(Yogyakarta: Pustaka Belajar,2020),h,14.

Fadhilah Rahmafitri, Elvi Deswita, dan Ridwal Trisoni, “Analisis Kebijakan Kurikulum Merdeka dan Implikasinya Terhadap Kualitas Pendidikan,” Dirasah: Jurnal Studi Islam dan Pendidikan, Vol. 7, No. 1 (Februari 2024): 45–55.

Fayrus, and Abadi Slamet. 2022. Model Penelitian Pengembangan (R n D).

Hamid, A. (2022). "Kebijakan Pendidikan dan Tantangan Implementasi Kurikulum Merdeka." Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 7(1), 14 –26.

Hasanah, U., & Sunendar, A. (2023). Keterlibatan Orang Tua dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar. Jurnal Inovasi Pendidikan, 12(2), 78 – 92.

Mulyasa, E. (2023). Manajemen Pendidikan dalam Kurikulum Merdeka. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Nofri Hendri, Merdeka Belajar : Antara Retorika Dan Aplikasi, (E -Tech Jurnal : 2020), Vol.8 No.1, h.2.

Nugroho, R. (2023). Evaluasi Pelatihan Guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Nasional, 11(1), 23 –38.

Nurtanto, M., Sofyan, H., & Nurhadi, D. (2022). "Implementation of Independent Curriculum Policy in Indonesia: Opportunities and Challenges." International Journal of Educational Research & Social Sciences, 3(2), 632 –642.

Siti Mustaghfiroh, Konsep “Merdeka Belajar” Perspektif Aliran Progresivisme John Dewey, (Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran, 2020), Vol. 3 No. 1, h.146.

Sugiyono. 2022. “Metode Penelitian Kualitatif (Untuk Penelitian Yang Bersifat: Eksploratif, Enterpretif, Interaktif Dan Konstruktif).” Metode Penelitian Kualitatif 5.

Waruwu, Marinu. 2024. “Metode Penelitian Dan Pengembangan (R&D): Konsep, Jenis, Tahapan Dan Kelebihan.” Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan 9(2):1220–30. doi: 10.29303/jipp.v9i2.2141.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-13

Cara Mengutip

Khotimah Purba, A. H., Urrahmah, S. ., & Wahyunisa. (2025). Implementasi Kurikulum Merdeka Dalam Perspektif Bimbingan Konseling: Analisis Peran Konselor, Layanan BK, Dan Supervisi Konseling Di Satuan Pendidikan. Effect : Jurnal Kajian Konseling, 4(3). https://doi.org/10.58432/effect.v4i3.1658