Implementasi Layanan Bimbingan Konseling Untuk Mengatasi Ketimpangan Sosial Ekonomi Dalam Upaya Mendorong Mobilitas Sosial Peserta Didik
DOI:
https://doi.org/10.58432/effect.v4i3.1659Kata Kunci:
Pendidikan, Mobilitas Sosial, Ketimpangan Sosial Ekonomi, Bimbingan Konseling, Kebijakan PendidikanAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan dalam mendorong mobilitas sosial serta mengkaji bagaimana layanan Bimbingan Konseling (BK) dapat berfungsi sebagai intervensi strategis untuk mengatasi ketimpangan sosial ekonomi peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research), melalui analisis terhadap enam jurnal relevan, buku akademik, serta dokumen kebijakan pendidikan nasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan memiliki kontribusi signifikan terhadap mobilitas sosial melalui peningkatan akses pekerjaan, pendapatan, dan partisipasi sosial. Namun, berbagai hambatan struktural masih menghambat fungsi pendidikan sebagai alat mobilitas, termasuk ketimpangan ekonomi, disparitas geografis, perbedaan modal budaya, serta kesenjangan kualitas pendidikan. Temuan penelitian menegaskan bahwa layanan BK berperan penting dalam memberikan asesmen psikologis, konseling individual/kelompok, pendampingan akademik, manajemen stres, advokasi akses beasiswa, dan perencanaan karier bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu. Layanan BK juga berfungsi menjembatani siswa dengan berbagai kebijakan pemerintah seperti KIP, BOS, Wajib Belajar 12 Tahun, dan Merdeka Belajar. Studi ini menyimpulkan bahwa integrasi antara pendidikan yang berkualitas, kebijakan publik yang inklusif, serta layanan BK yang profesional merupakan kunci untuk mendorong mobilitas sosial yang lebih adil dan merata di Indonesia.
Unduhan
Referensi
Amrullah, T., Humaedah, L., & Arifin, Z. (2025). PENDIDIKAN DAN Pengaruhnya terhadap MOBILITAS SOSIAL. MHS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keislaman, 1(2), 173-183.
Andriani. (2019). Memahami Konsep Manajemen Layanan Konsultasi dalam Bimbingan Konseling. Jurnal Pendidikan Sosial dan Konseling
Angglepi, M. S., Susanti, E., & Haironi, N. (2025). TANTANGAN MOBILITAS PELAJAR DI SEBRANG SUNGAI KAMPAR KIRI DALAM MENEMPUH
PENDIDIKAN. Journal Education, Sociology and Law , 1(1), 757-764.
Bourdieu, P. (1977). Cultural Reproduction and Social Reproduction . In J. Karabel & A. H. Halsey (Eds.), Power and Ideology in Education.
BPS. (2023). Indeks Pembangunan Manusia Indonesia . Jakarta: Badan Pusat Statistik.
Cahyaningsih, Endah, and Gallant Karunia Assidik. 2021. “Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Untuk Meningkatkan Minat Belajar Pada Materi Teks Berita.” Buletin Pengembangan Perangkat Pembelajaran 3(1):1–7. doi: 10.23917/bppp.v3i1.19385.
Edo, A., & Yasin, M. (2024). Dampak Kesenjangan Akses Pendidikan dan Faktor Ekonomi Keluarga terhadap Mobilitas Sosial. Jurnal Ilmu Pendidikan & Sosial (SINOVA), 2(3), 317-326.
Ibrahim, M. B., Sari, F. P., Kharisma, L. P. I., Kertati, I., Artawan, P., Sudipa, I. G. I., Simanihuruk, P., Rusmayadi, G., Nursanty, E., & Lolang, E. (2023). METODE PENELITIAN BERBAGAI BIDANG KEILMUAN (Panduan & Referensi). PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Kemendikbud. (2022). Data Pendidikan Nasional. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2021 & 2022). Merdeka Belajar: Capaian dan Evaluasi . Jakarta: Kemendikbudristek.
Nitaliya, B. (2025). PENDIDIKAN DAN TRANSFORMASI SOSIAL TENTANG PANDANGAN SOSIOLOGI TERHADAP DINAMIKA MASYARAKAT. Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi (J-Diteksi),
Rohmad, Siti Sarah. 2016. Pengembangan Instrumen Angket Penelitian.
Seknun, M. Y. (n.d.). (2015). Pendidikan sebagai Media Mobilitas Sosial . UIN Alauddin Makassar.
Suharto, E. (2010). Kebijakan Sosial: Sebuah Pengantar . Bandung: Alfabeta. Taqiyyuddin, H. A., Salsabila, A., Amalia, A. M., Azizah, N., & Hanani, R. (2023). POTENSI PENDIDIKAN DALAM MENCIPTAKAN MOBILITAS SOSIAL BAGI ANAK BANGSA DI NEGERI JIRAN. ALKADIMAT,
Sugiyono. 2022. “Metode Penelitian Kualitatif (Untuk Penelitian Yang Bersifat: Eksploratif, Enterpretif, Interaktif Dan Konstruktif).” Metode Penelitian Kualitatif.
Supriyono. 2018. “PENTINGNYA MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN PENDAHULUAN Berbicara Soal Kualitas Pendidikan , Tidak Dapat Dilepaskan Dari Proses Pembelajaran Di Ruang Kelas . Pembelajaran Di Ruang Kelas Mencakup Dua Aspek Penting Yakni Guru Dan Siswa . Guru Mempunyai.” II:43–48.
Tilaar, H.A.R. (2012). Manifesto Pendidikan Nasional. Jakarta: Kompas.
Waruwu, Marinu. 2024. “Metode Penelitian Dan Pengembangan (R&D): Konsep, Jenis, Tahapan Dan Kelebihan.” Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan 9(2):1220–30. doi: 10.29303/jipp.v9i2.2141.
