https://www.ejournal.yana.or.id/index.php/ekonom/issue/feedEkonom : Jurnal Ekonomi dan Bisnis2026-06-21T16:15:13+00:00Dr. Muhammad Taufiq Azhari, M.Pd.taufik@yana.or.idOpen Journal Systems<p><strong>Ekonom : Jurnal Ekonomi dan Bisnis</strong>, jurnal ini dikelola oleh Yayasan Amanah Nur Aman dengan mengusung tema dalam bidang ekonomi dan bisnis.Jurnal ini didedikasikan untuk semua praktisi, akademisi, peneliti, dan pemerhati di bidang ekonomi dan bisnis. Jurnal ini terbit tiga kali dalam setahun (periode April, Agustus dan desember).</p>https://www.ejournal.yana.or.id/index.php/ekonom/article/view/1733DINAMIKA KOMUNIKASI DAKWAH DAN KOMUNIKASI ORGANISASI DALAM PENGELOLAAN MASJID: STUDI KASUS PADA BEBERAPA MASJID DI SUMATERA UTARA2026-06-21T16:00:03+00:00Anggi Sabela Hutapeaanggisabella361@gmail.comIndah Lestariindaahlestarii442@gmail.comNaila Salsabila Tanjungnailasbtjg123@gmail.comAnnisa Nurrahmy Royto Dongoranannisanurrahmy1404@gmail.comAhmad Tamrin Sikumbangahmadtamrinsikumbang@uinsu.ac.id<p><em>Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat komunikasi sosial, dakwah, dan interaksi masyarakat. Dalam konteks modern, peran komunikasi menjadi sangat penting dalam menentukan keberhasilan pengelolaan masjid dan tingkat partisipasi jamaah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika komunikasi yang terjadi dalam pengelolaan masjid serta implikasinya terhadap keterlibatan jamaah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada empat masjid, yaitu Masjid Ar-Ridha, Masjid Raya Taqwa Parapat, Masjid Al-Umaro, dan Masjid Baiturrahman UNIMED. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat variasi pola komunikasi yang digunakan, yaitu komunikasi interpersonal, komunikasi organisasi, komunikasi simbolik, dan komunikasi digital. Setiap pola komunikasi memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing dalam mendukung aktivitas masjid. Masjid yang masih mengandalkan komunikasi tradisional cenderung mengalami penurunan partisipasi jamaah, sedangkan masjid yang mampu mengintegrasikan komunikasi modern lebih adaptif dan efektif dalam menjangkau masyarakat, khususnya generasi muda. Penelitian ini menegaskan bahwa komunikasi merupakan faktor strategis dalam keberhasilan pengelolaan masjid di era modern.</em></p> <p> </p>2026-04-30T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Ekonom : Jurnal Ekonomi dan Bisnishttps://www.ejournal.yana.or.id/index.php/ekonom/article/view/1728STRATEGI PENGGUNAAN BAHASA DAKWAH USTADZ ABDUL SOMAD DALAM MENYAMPAIKAN PESAN ISLAM2026-06-19T02:57:49+00:00Alfi Ramadhanalfiramadhan123456789@gmail.comKhairil Amri Rokanmuhammadshalihfauzan06@gmail.comMuhammad Shalih Fauzanyongssaril@gmail.comAnggina Putri Sakinahangginaputrisakinah@gmail.comAhmad Tamrin Sikumbangahmadtamrinsikumbang@uinsu.ac.id<p><em>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penggunaan bahasa dakwah yang diterapkan oleh Ustadz Abdul Somad dalam menyampaikan pesan-pesan Islam kepada masyarakat. Ustadz Abdul Somad merupakan salah satu pendakwah Indonesia yang memiliki pengaruh besar dalam perkembangan dakwah kontemporer, baik melalui ceramah langsung maupun melalui berbagai platform media digital. Keberhasilannya dalam menarik perhatian masyarakat dari berbagai latar belakang menjadikan strategi bahasa yang digunakannya menarik untuk diteliti. Bahasa memiliki peran penting dalam dakwah karena menjadi sarana utama dalam menyampaikan ajaran Islam secara efektif dan mudah dipahami oleh mad'u (audiens).Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui pengamatan dan analisis terhadap sejumlah ceramah Ustadz Abdul Somad yang tersebar di berbagai media. Fokus penelitian diarahkan pada bentuk penggunaan bahasa, gaya penyampaian, pemilihan diksi, serta teknik komunikasi yang digunakan dalam menyampaikan pesan-pesan keislaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi bahasa dakwah Ustadz Abdul Somad ditandai dengan penggunaan bahasa yang sederhana, komunikatif, dan mudah dipahami oleh berbagai kalangan masyarakat. Selain itu, beliau sering memanfaatkan humor yang edukatif, cerita inspiratif, analogi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, serta penguatan argumentasi melalui dalil-dalil Al-Qur'an dan hadis. Penggunaan bahasa daerah dan istilah yang familiar bagi audiens juga menjadi salah satu strategi yang membantu menciptakan kedekatan emosional dengan pendengar. Strategi tersebut membuat materi dakwah lebih menarik, tidak membosankan, dan lebih mudah diterima oleh masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas dakwah Ustadz Abdul Somad tidak hanya terletak pada kedalaman ilmu yang dimilikinya, tetapi juga pada kemampuannya dalam memilih dan menggunakan bahasa yang sesuai dengan karakteristik audiens. Strategi penggunaan bahasa yang tepat mampu meningkatkan pemahaman, minat, dan penerimaan masyarakat terhadap pesan-pesan Islam yang disampaikan. Oleh karena itu, penggunaan bahasa yang efektif merupakan salah satu faktor penting dalam keberhasilan kegiatan dakwah di era modern.</em></p>2026-06-19T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Ekonom : Jurnal Ekonomi dan Bisnishttps://www.ejournal.yana.or.id/index.php/ekonom/article/view/1725INTEGRASI ILMU KOMUNIKASI MANAJEMEN DAKWAH, STRATEGI PENGELOLAAN PESAN DI ERA DISRUPSI2026-06-13T08:13:43+00:00Fadhli Ahmad Rifqifadli00911@gmail.comWayugiarsowayugiarso31@gmail.comM Faiz Ramadhanm.faizramadhan2024@gmail.comFauzan azima Sinagafazimasinaga@gmail.comAhmad Tamrin Sikumbangtamrinsikumbang@uinsu.ac.id<p><em>Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi relevansi ilmu komunikasi dalam praktik manajemen dakwah bagi mahasiswa di era digital. Ilmu komunikasi sebagai disiplin yang mempelajari proses penyampaian pesan memiliki peran penting dalam mendukung efektivitas fungsi-fungsi manajemen dakwah, meliputi perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menganalisis berbagai literatur ilmiah, buku referensi, dan artikel terkait komunikasi serta dakwah. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan prinsip-prinsip komunikasi yang efektif, khususnya komunikasi persuasif dan retorika berbasis nilai-nilai Islam seperti Qaulan Sadida, berkontribusi signifikan terhadap keberhasilan penyampaian pesan dakwah kepada audiens (mad’u). Di tengah arus informasi digital yang semakin kompetitif, penguasaan strategi komunikasi yang tepat menjadi faktor penting dalam meningkatkan profesionalisme dan efektivitas lembaga dakwah. Dengan demikian, integrasi ilmu komunikasi dalam manajemen dakwah menjadi kebutuhan strategis untuk memperkuat kualitas penyebaran pesan keislaman di masyarakat.</em></p>2026-04-30T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Ekonom : Jurnal Ekonomi dan Bisnishttps://www.ejournal.yana.or.id/index.php/ekonom/article/view/1717STRATEGI KOMUNIKASI PERSUASIF DAKWAH TIKTOK DAS’AD LATIF MENINGKATKAN ENGAGEMENT GEN Z2026-06-02T17:17:25+00:00Rian Ramberrambe821@gmail.comReno Alfiyan Pratamarenoalfiyan35@gmail.comKevin Aldi Ardiankevinaldi276@gmail.comSukran Habib Sinagasukranhabib203@gmail.comSupriadisuprisurpi97@gmail.comAhmad Tamrin Sikumbangtamrinsikumbang@uinsu.ac.id<p><em>Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi komunikasi persuasif yang digunakan dalam konten dakwah TikTok Das’ad Latif serta pengaruhnya terhadap engagement audiens Generasi Z. Perkembangan media sosial telah mendorong transformasi dakwah digital menjadi lebih interaktif, visual, dan partisipatif, khususnya pada platform TikTok yang didominasi pengguna usia muda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis isi konten TikTok dan studi kasus digital. Data penelitian diperoleh melalui observasi konten video, dokumentasi digital, analisis caption, serta interaksi audiens pada akun TikTok Das’ad Latif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi persuasif Das’ad Latif dibangun melalui kombinasi ethos, pathos, dan logos yang dikemas menggunakan humor, storytelling, bahasa sederhana, serta pendekatan emosional yang relatable dengan kehidupan Generasi Z. Unsur pathos menjadi strategi dominan dalam membangun emotional engagement audiens melalui narasi religius yang menyentuh pengalaman personal dan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini juga menemukan bahwa penggunaan gaya komunikasi santai, autentik, dan interaktif mampu meningkatkan partisipasi audiens dalam bentuk likes, komentar, shares, repost, dan diskusi digital. Kehadiran TikTok sebagai media dakwah memperlihatkan perubahan pola komunikasi religius dari model satu arah menuju budaya partisipatif berbasis media sosial. Temuan penelitian memperkuat teori komunikasi persuasif, new media, dan engagement media sosial dalam konteks dakwah digital Generasi Z. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan kajian komunikasi dakwah digital sekaligus memberikan gambaran strategis bagi kreator dakwah dalam membangun komunikasi religius yang efektif di media sosial.</em></p>2026-04-30T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Ekonom : Jurnal Ekonomi dan Bisnishttps://www.ejournal.yana.or.id/index.php/ekonom/article/view/1714ETIKA KOMUNIKASI ISLAM DALAM MENYIKAPI PENYEBARAN INFORMASI DI MEDIA SOSIAL2026-05-18T16:51:18+00:00Arini Bakoarini.bako@gmail.comMairani Nurmalamayranicantik@gmail.comSari Nora HanifaNorahanifag11@gmail.comSuryamanSurya050606@gmail.comSyifa AwaliaSyifa1546awallia@gmail.comAhmad Tamrin Sikumbangahmadtamrinsikumbang@uinsu.ac.id<p><em>Jurnal ini mendalami peran etika komunikasi Islam dalam menyikapi penyebaran informasi di media sosial sebagai solusi strategis untuk menghadapi berbagai permasalahan komunikasi digital. Penelitian ini melibatkan analisis mendalam terhadap prinsip-prinsip etika komunikasi dalam Islam, seperti kejujuran (sidq), tabayyun (verifikasi informasi), tanggung jawab, serta larangan ghibah dan fitnah. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur untuk mengidentifikasi relevansi dan penerapan nilai-nilai etika komunikasi Islam dalam konteks media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik komunikasi yang berlandaskan nilai-nilai Islam mampu meminimalisir penyebaran hoaks, meningkatkan kualitas interaksi sosial, serta menciptakan ruang digital yang lebih sehat dan beretika. Implikasi dari temuan ini adalah bahwa penerapan etika komunikasi Islam dapat membangun kesadaran moral pengguna media sosial, meningkatkan kepercayaan publik, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap kajian komunikasi Islam dengan menjelaskan bagaimana etika komunikasi Islami dapat diintegrasikan sebagai fondasi dalam menciptakan komunikasi digital yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.</em></p>2026-04-30T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Ekonom : Jurnal Ekonomi dan Bisnishttps://www.ejournal.yana.or.id/index.php/ekonom/article/view/1713PERAN ILMU KOMUNIKASI DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS DAKWAH ISLAM DI ERA DIGITAL2026-05-18T16:25:38+00:00Naufal Anugrah Wibowonaufalwb22@gmail.comDian Puspita Saridianpuspitaasariii@gmail.comNeza Afnisaafnisaneza@gmail.comBulan Purnama Sari Harahapbulanpurnamasariharahap@gmail.comAnnisaannisaelit@gmail.comAhmad Tamrin Sikumbangahmadtamrinsikumbang@uinsu.ac.id<p><em>Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam pola komunikasi masyarakat, termasuk dalam praktik dakwah Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran ilmu komunikasi dalam meningkatkan efektivitas dakwah di era digital dengan menggunakan pendekatan teoritis dari Lasswell, Shannon dan Weaver, serta McLuhan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik studi literatur dari berbagai jurnal ilmiah, buku, dan publikasi akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan dakwah sangat dipengaruhi oleh kemampuan dai dalam mengelola pesan, media, dan audiens secara strategis. Selain itu, media digital tidak hanya berfungsi sebagai alat, tetapi juga membentuk cara audiens memahami pesan dakwah. Integrasi ilmu komunikasi dalam praktik dakwah menjadi suatu keharusan agar pesan yang disampaikan dapat efektif, relevan, dan mampu menjawab tantangan zaman.</em></p>2026-04-30T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Ekonom : Jurnal Ekonomi dan Bisnis