PERBEDAAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA YANG DIAJARKAN DENGAN MODEL INKUIRI DAN DISCOVERY LEARNING

Penulis

  • Nazly Aulia Rizky UIN Sumatera Utara Medan
  • Syaukani UIN Sumatera Utara Medan
  • Ella andhany UIN Sumatera Utara Medan

Kata Kunci:

Kemampuan Berpikir Kreatif, Inkuiri, Discovery Learning

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbedaan kemampuan berpikir kreatif matematis antara siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran inkuiri dan discovery learning pada materi teorema pythagoras di kelas VIII Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah 15 Medan. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasinya adalah seluruh siswa di Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah 15 Medan, dan sampelnya adalah seluruh siswa kelas VIII Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah 15 Medan dan pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling dimana kelas VIII-I sebagai kelas eksperimen-1 dan kelas VIII-II sebagai kelas eksperimen-2. Dari hasil analisis data pada post-test diperoleh bahwa nilai rata-rata kelas eksperimen-1 adalah 76,5, dengan hal ini kelas eksperimen-1 sudah memenuhi nilai KKM. Sedangkan pada kelas eksperimen-2 diperoleh nilai rata-rata sebesar 70,42 yang belum cukup untuk memenuhi nilai KKM. Serta diperoleh t hitung 1,54 dan t tabel pada taraf signifikan 5% sebesar 1,70. Dengan melihat kriteria keputusan t hitung < t tabel hal ini menyatakan bahwa tidak terdapat perbedaan secara signifikan antara pembelajaran inkuiri dan discovery learning terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis siswa kelas VIII Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah 15 Medan pada materi teorema pythagoras.

 

ABSTRACT              This study aims to describe the differences in mathematical creative thinking ability between students taught with inquiry learning models and discovery learning on pythagorean theorem material in class VIII Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah 15 Medan. This research is quantitative research. The population is all students in Madrasah
Tsanawiyah Muhammadiyah 15 Medan, and the sample is all students of class VIII Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah 15 Medan and sampling uses cluster random sampling where class VIII-I as experimental class-1 and class VIII-II as experimental class- 2. From the results of data analysis in the post-test, it was obtained that the average score
of the experimental class-1 was 76.5, with this the experimental class-1 already met the KKM value. Meanwhile, in the experiment-2 class, an average score of 70.42 was obtained, which was not enough to meet the KKM score. As well as obtained a count of 1.54 and a t tabel at a significant level of 5% of 1.70. By looking at the decision criteria t count < t table this states that there is no significant difference between inquiry learning and discovery learning on the mathematical creative thinking ability of class VIII students of Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah 15 Medan on pythagorean theorem material.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Abdurrahman. (2012). Pendidikan Bagi Anak Berkesulitan. Jakarta: Rineka Cipta.

Amin, S. F. (2019). Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Dengan Menggunakan Media Ppt Terhadap Hasil Belajar Ipa Peserta Didik Kelas Vii Smp Negeri 27 Makassar. Jurnal IPA Terpadu. 58-66.

Azis, A. (2015). Upaya guru dalam meningkatkan prestasi belajar peserta didik pada mata pelajaran fiqih di Madrasah Ibtidaiyah Negeri Mukti Karya Kecamatan Panca Jaya Kabupaten Mesuji. TERAMPIL Pendidikan dan Pembelajaran Dasar. 1-14.

Ristanty. (2017). Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Pada Materi Segi Empat dan Segitiga Terhadap Pemahaman Konsep Matematika di SMP Islam Soerjo Alam. Pi: Mathematics Education Journal. 20-28.

Shobirin. (2018). Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Semarang: Fatawa Publishing.

Ulandari, N. (2019). Efektivitas Model Pembelajaran Inquiry terhadap Kemampuan

Berpikir Kreatif Siswa pada Materi Teorema Pythagoras. Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika. 227-237.

Unduhan

Diterbitkan

29-04-2023

Cara Mengutip

Rizky, N. A., Syaukani, & andhany, E. . (2023). PERBEDAAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA YANG DIAJARKAN DENGAN MODEL INKUIRI DAN DISCOVERY LEARNING. Relevan : Jurnal Pendidikan Matematika, 3(2), 142–146. Diambil dari https://www.ejournal.yana.or.id/index.php/relevan/article/view/823