PERBEDAAN KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI MATEMATIKA MELALUI MODEL DISCOVERY LEARNING DAN PROBLEM SOLVING
Kata Kunci:
Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Matematika, Discovery Learning, Problem SolvingAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir tingkat tinggi matematika siswa yang diajar melalui model pembelajaran Discovery Learning dan Problem Solving. Analisis data dilakukan dengan uji-t dan analisis deskriptif. Hasil temuan ini menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan kemampuan berpikir tingkat tinggi matematika siswa kelas eksperimen yang diajar melalui model pembelajaran Discovery Learning dengan kemampuan berpikir tingkat tinggi matematika siswa kelas kontrol yang diajar melalui model pembelajaran Problem Solving. Hal ini dibuktikan dengan uji-t dimana t_hitung< t_tabel yaitu 0,081<2,000, maka 〖 H〗_0 diterima dan 〖 H〗_a ditolak. Simpulan penelitian ini menjelaskan bahwa model pembelajaran Discovery Learning dan Problem Solving sama-sama baik untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi matematika siswa
ABSTRACT This study aims to determine the differences in students’ higher-order mathematical thinking skills through Discovery Learning and Problem Solving models. Data analysis was that by t-test and descriptive analysis. The results of these findings indicate that there is no difference in the higher-order mathematical thinking skills of the experimental class students who are taught through the Discovery Learning with the control class students higher-order mathematical thinking skills who are taught through the Problem Solving. This is evidenced by the t-test where is , then is accepted and is rejected. The conclusion of this study explains that the learning models of Discovery Learning and Problem Solving are both good for improving students higher-order mathematical thinking skills
Unduhan
Referensi
Anderson, Lorin W, dan David R Krathwohl. (2010). Kerangka Landasan Untuk: Pembelajaran, Pengajaran, dan Asesmen. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Balim, A. G. (2009). The Effects of Discovery Learning on Students’ Success and Inquiry Learning Skills. Egitim Arastirmalari-Eurasian Juornal of Educational Research, 35 , 1-20.
Khasinah, S. (2021). Discovery Learning: Definisi, Sintaksis, Keunggulan dan Kelemahan. Jurnal Mudarrisuna : Media Kajian Pendidikan Agama Islam, 11(3), 402–413. http://dx.doi.org/10.22373/jm.v11i3.5821
Shoimin, Aris. (2017). 68 Model Pembelajaran Inovatif dalam Kurikulum 2013. Yogyakarta: ArRuzz Media.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: Alfabeta.
Uyani, Silvia. (2016). Penerapan Model Problem Solving Dalam Meningkatkan Kemampuan HOT (Higher Order Thinking). Jurnal Vidya Karya, 31(1), 91-104. https://www.jurnal.unma.ac.id/index.php/edc/article/download/1646/1552
Widya Eka Putri, Riswandi, Maman Surahman, Loliyana. (2009). Pengaruh Model Discovery Learning untuk Mencapai Higer Order Thinking Skill. Pedagogi : Jurnal Pendidikan Dasar, 7(9) , 1-14. http://jurnal.fkip.unila.ac.id/index.php/pgsd/article/download/19052/13590
